Rupiah melenggang ke Rp 14.200-an per dollar AS

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kurs rupiah melaju lagi. Membuka bulan ini, Senin (3/12), rupiah diperdagangkan di Rp 14.248 per dollar AS, di pasar spot pukul 10:20.

Rupiah melanjutkan reli setelah sepanjang November menguat 5,9%.

 

Begitu juga di kurs referensi antarbank, Jakarta Internbank Spot Dollar Rate (JISDOR). Kurs tengah di Bank Indonesia ini juga memperlihatkan rupiah di level Rp 14.252 per dollar AS. Sementara pada Jumat pekan lalu, rupiah berada di Rp 14.339 per dollar AS.

Analis Monex Investindo Futures, Faisyal menyampaikan, penguatan rupiah didorong oleh melonggarnya sikap Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping terkait masalah perang dagang. Dalam pertemuannya di KTT G20 akhir pekan lalu, Trump sepakat menunda pemberian tarif impor terhadap produk-produk dari China selama 90 hari ke depan.

“Sebelumnya, tarif baru yang dikenakan AS dikabarkan akan berlaku pada awal Januari mendatang,” kata dia.

Mitul Kotecha, Senior Emerging Markets Strategist di TD Securities, seperti dikutip Bloomberg juga mengatakan, meredanya ketegangan tentang perang dagang memacu selera investor akan aset-aset berisiko, termasuk rupiah.

Dia mengatakan, penguatan rupiah juga ditopang aksi proaktif Bank Indonesia menjaga mata uang Garuda. Perkiraan dia, rupiah akan tetap bertenaga sampai akhir tahun ini daftar poker.

Selain itu, pergerakan rupiah akan dipengaruhi hasil inflasi yang akan dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini. Analis memperkirakan, inflasi Indonesia akan di kisaran 3% di Bulan November. Sedangkan analis yang dikumpulkan Bloomberg meramal, inflasi melaju 3,19%.

Faisyal pun memprediksi, rupiah akan menguat sepanjang perdagangan hari ini di rentang Rp 14.160—Rp 14.335 per dollar AS.

Reporter: Dimas Andi, Sanny Cicilia
Editor: Sanny Cicilia

 

Reporter: Dimas Andi, Sanny Cicilia
Editor: Sanny Cicilia
Video Pilihan

Saham-saham ritel fesyen menarik jelang akhir tahun, ini rekomendasinya

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Akhir tahun menjadi periode panen bagi perusahaan ritel berbasis fesyen. Maklum, animo masyarakat untuk berbelanja cenderung lebih tinggi ketika memasuki musim liburan yang disertai momen natal dan tahun baru ini. Hal tersebut tentu menjadi sentimen positif bagi pergerakan sejumlah perusahaan ritel berbasis fesyen yang sudah mencatatkan diri di pasar modal.

Berdasarkan pantauan di RTI pada pukul 12.00 WIB saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik 1,35% menjadi Rp 5.650 per saham. Kenaikan tersebut juga diikuti oleh PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang naik tipis 0,60% menjadi Rp 169 per saham. Kenaikan paling tajam terjadi pada saham PT Mega Perintis Tbk (ZONE) yang naik 24,44% menjadi Rp 555 per saham.

Sebagai informasi, PT Mega Perintis merupakan pemilik gerai Manzone yang menjual produk fesyen pria dengan merk Manzone, MOC, dan Men’s Top. Perusahaan yang baru melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada Rabu (12/12) ini juga tercatat sebagai distributor merek Nike di Indonesia.

Namun, kehadiran sentimen positif kali ini ternyata tidak berpengaruh pada seluruh emiten ritel berbasis fesyen. Saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) tercatat tidak bergerak di level Rp 800. Lalu saham PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) turun tipis 0,36% menjadi Rp 1.375 per saham.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menyebut liburan akhir tahun yang bertepatan dengan momen natal dan tahun baru selalu menjadi sentimen positif bagi pergerakan saham emiten ritel berbasis fesyen. Kehadiran toko online atau e-commerce dengan berbagai penawaran menarik dan diskon dinilai bukan ancaman yang besar bagi perusahaan ritel.

“Tidak mudah membuat konsumen beralih ke toko online untuk membeli produk fesyen, perlu kepastian kualitas produk, perlu dilihat dan dipegang secara langsung, ini unsur yang tidak bisa dikalahkan,” kata dia ketika dihubungi oleh Kontan.co.id pada Kamis (13/12).

Sebagai informasi, jelang akhir tahun sejumlah e-commerce di Indonesia getol memberikan diskon besar-besaran lewat event-event khusus seperti Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), single day, atau flash sale. Diskon yang ditawarkan sangat beragam dan meliputi berbagai produk, termasuk fesyen.

Diskon besar-besaran yang diberikan oleh e-commerce menurut William masih bisa dibendung oleh strategi serupa yang dilakukan oleh perusahaan ritel berbasis fesyen. “Ada diskon akhir tahun, strategi ini setiap tahunnya berhasil meningkatkan penjualan, jadi emiten ritel berbasis fesyen ini masih menarik,” kata dia.

Menilik tahun-tahun sebelumnya, sentimen positif terhadap saham emiten ritel berbasis fesyen hadir menjelang momen tertentu seperti hari raya keagamaan dan liburan. Lewat kehadiran momen tersebut emiten ritel berbasis fesyen berhasil meraup keuntungan lebih besar yang tentunya bisa memperbaiki kinerja keuangannya.

William menyebut, saham emiten ritel berbasis fesyen layak dikoleksi dalam jangka panjang oleh para investor. “Pilihannya RALS, LPPF, MAPI, dan ZONE. ZONE ini paling berisiko, tapi ada peluang bagi investor untuk mendapatkan keuntungan sampai akhir tahun lewat saham emiten baru ini,” kata dia.

Kenaikan saham ZONE yang signifikan dinilai sebagai hal yang lumrah terjadi pada saham-saham yang baru tercatat di bursa. Saham yang baru IPO ini kemungkinan akan terus naik atau mengalami auto rejection selama beberapa hari. Sedangkan saham MAPI diyakini akan mengalami koreksi sehat yang terbatas di level Rp 790 per saham.

Lalu terkait sentimen negatif kasus Meikarta yang kemungkinan berimbas pada Matahari Department Store yang notabene tergabung dalam Lippo Group, William mengatakan hal tersebut tidak akan berpengaruh besar pada pergerakan saham LPPF. “Karena tidak terlibat langsung walaupun satu grup, yang terimbas langsung itu PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) dan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK),” kata dia.

Target harga yang disarankan oleh William untuk saham RALS di level Rp 1.500 per saham, LPPF Rp 6.000 per saham, MAPI Rp 875-Rp 900 per saham, dan ZONE Rp 660 per saham.

Reporter: Rezha Hadyan
Editor: Wahyu Rahmawati

Reporter: Rezha Hadyan
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan

Ini deretan 10 orang terkaya Indonesia 2018

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ditunjang pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan pasar modal setahun terakhir yang tumbuh sebesar 4,4%, aset bersih 50 orang terkaya Indonesia versi Forbes mencetak rekor baru dengan total nilai US$ 129 miliar atau naik US$ 3 miliar dari tahun lalu.

Dalam keterangan pers Forbes Indonesia 13 Desember 2018, enam dari 10 orang terkaya di Indonesia mengalami peningkatan kekayaan dibandingkan tahun lalu. Ini termasuk Hartono bersaudara yang sudah menempati peringkat terkaya selama 10 tahun terakhir. Tahun ini, total kekayaan Hartono bersaudara tercatat US$ 35 miliar, dimana sekitar 70% dari total kekayaannya berasal dari Bank Central Asia.

Sementara itu, Susilo Wonowidjojo naik ke posisi dua dengan kekayaan sebesar US$ 9,2 miliar akibat meningkatnya harga saham perusahaan rokok Gudang Garam.

Turun ke peringkat ketiga adalah pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja, yang tahun ini kekayaannya berkurang sebesar US$ 500 juta menjadi US$ 8,6 miliar.

Sri Prakash Lohia naik menjadi orang terkaya keempat dengan total kekayaan sebesar US$ 7,5 miliar seiring dengan peningkatan nilai saham Indorama Ventures, perusahaan petrokimia yang terdaftar di bursa Thailand.

Anthoni Salim turun ke peringkat lima karena kekayaannya turun sebanyak US$ 1,6 miliar menjadi US$ 5,3 miliar.

Sepuluh orang terkaya di Indonesia adalah:
1. R. Budi & Michael Hartono; US$ 35 miliar
2. Susilo Wonowidjojo; US$ 9,2 miliar
3. Eka Tjipta Widjaja; US$ 8,6 miliar
4. Sri Prakash Lohia; US$ 7,5 miliar
5. Anthoni Salim; US$ 5,3 miliar
6. Tahir; US$ 4,5 miliar
7. Chairul Tanjung; US$ 3,5 miliar
8. Boenjamin Setiawan; US$ 3,2 miliar
9. Jogi Hendra Atmadja; US$ 3,1 miliar
10. Prajogo Pangestu; US$ 3 miliar

Di tahun ini, pengusaha Indonesia yang nilai kekayaannya mengalami lonjakan tertinggi adalah raja tambang Low Tuck Kwong yang berada di peringkat 11. Aset bersih Low Tuck Kwong naik 63% menjadi US$ 2,5 miliar akibat peningkatan pendapatan tambang batubara Bayan Resources (BYAN) yang mendorong lonjakan harga saham Bayan sebesar 82%.

Bachtiar Karim peringkat 21 juga mengalami peningkatan kekayaan sebesar 61% menjadi U$ 1,45 miliar berkat kenaikan pendapatan yang signifikan dari perusahaan minyak kelapa sawit Musim Mas.

Sementara itu, setengah dari daftar nama yang masuk dalam Forbes Indonesia Rich List mengalami penurunan kekayaan akibat pelemahan nilai tukar rupiah sebesar 5% terhadap dollar Amerika Serikat (AS) dan juga harga saham yang lesu.

Salah satunya, Soegiarto Adikoesoemo di peringkat 39 karena mengalami penurunan kekayaan terbesar, sekitar 42% menjadi US$ 780 juta, akibat turunnya harga saham AKR Corporindo (AKRA).

Daftar orang terkaya tahun ini juga merilis empat nama baru. Sebagian besar nama-nama baru ini berhasil masuk dalam daftar karena kenaikan harga saham dari perusahaan yang mereka miliki. Danny Nugroho masuk ke nomor 38 dengan kekayaan US$ 790 juta, masuk menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia setelah harga sahamnya pada perusahaan keuangan dan asuransi Capital Finance Indonesia melonjak hampir dua kali lipat. Danny juga tercatat sebagai pemegang saham PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA).

Begitu pula dengan pengembang properti Benny Tjokrosaputro (nomor 43 dengan kekayaan US$ 670 juta) yang berhasil masuk dalam daftar berkat IPO dari perusahaan travel Sinergi Megah Internusa pada Juli lalu di Bursa Efek Indonesia. Benny memiliki hampir 84% saham di perusahaan yang juga mengelola Lafayette Boutique Hotel di Yogyakarta, yang bernilai sekitar US$ 225 juta per akhir November

Beberapa pendatang baru lainnya adalah Sabana Prawiradjaja (No. 47, US$ 640 juta), pendiri Ultrajaya Milk Industry (ULTJ), salah satu produsen produk susu terbesar di Indonesia.

Serta Kardja Rahardjo (No. 48, US$ 625 juta) pemimpin Pelayaran Tamarin Samudra (TAMU). Arifin Panigoro (Nomor 46, US$ 655 juta) kembali masuk dalam Forbes Indonesia Rich List 2018, setelah absen selama setahun dari daftar Forbes.

Di sisi lain, Purnomo Prawiro termasuk salah satu dari lima orang yang keluar dari daftar Rich List tahun ini karena harga saham perusahaan taksi milik keluarganya, Blue Bird jatuh lebih dari 25% di tengah kompetisi ketat dengan perusahaan taksi online.

Tahun ini, nilai aset bersih minimum dalam Forbes Indonesia Rich List adalah US$ 600 juta, naik sebesar US$ 150 juta dari aset minimum tahun 2017 dan merupakan pencapaian tertinggi sejak tahun 2013.

Daftar 50 orang Indonesia terkaya versi Forbes disusun berdasarkan informasi kepemilikan saham dan informasi keuangan yang didapatkan dari keluarga dan individu, bursa efek, laporan tahunan dan analis. Nilai aset yang dicantumkan mencakup kekayaan individu dan keluarga, termasuk kekayaan bersama antara pendiri perusahaan dan kerabat keluarga terdekat.

Nilai aset dari perusahaan publik dihitung berdasarkan harga saham dan kurs pada 30 November 2018. Nilai aset perusahaan swasta dinilai berdasarkan nilai perusahaan serupa yang tercatat di bursa.

Reporter: Willem Kurniawan
Editor: Wahyu Rahmawati

Reporter: Willem Kurniawan
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan

Dharma Satya Nusantara (DSNG) akuisisi dua perusahaan sawit milik Bima Palma Group

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rencana akuisisi yang dilakukan oleh PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) atas dua perusahaan Crude Palm Oil (CPO) milik Bima Palma Group (BPG) akhirnya dirampungkan pada hari ini, Rabu (12/12). Kedua perusahaan yang dimaksud adalah PT Bima Palma Nugraha (BPN) dan PT Bima Agri Sawit (BAS).

Akuisisi itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli (PJB) antara DSNG dengan BPN dan BAS yang dilangsungkan pada hari ini di Kantor Pusat Perseroan, Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Sesuai dengan PJB tersebut, DSN Group sepakat mengambilalih 100% BPN dan 100% BAS. Dua perusahaan perkebunan miilik BPG yang berlokasi di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Sebelumnya pemegang saham Perseroan telah menyetujui rencana pengambilalihan tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada Senin (10/12).

Corporate Secretary DSN Group Paulina Suryanti, mengatakan pengambilalihan BPN dan BAS ini merupakan sebuah langkah yang strategis bagi Perseroan untuk berkembang melalui pengembangan lahan perkebunan baru secara anorganik, di samping terus berupaya melakukan penanaman baru di lahan milik sendiri.

”Hari ini menjadi salah satu milestone bagi DSN Group, sekaligus menunjukkan komitmen kami untuk terus berkembang dalam usaha perkebunan kelapa sawit,” kata Paulina dalam keterangan resmi.

Alasan Perseroan dalam melakukan pengambilalihan saham BPN dan BAS adalah mempertimbangkan pengembangan perusahaan secara jangka panjang. Saat ini kedua perkebunan kelapa sawit tersebut sudah menghasilkan atau telah memiliki tanaman menghasilkan, dengan usia tanam yang masih relatif muda.

Setelah pengambilalihan, menurut Paulina, diperkirakan akan ada penambahan produksi CPO sekitar 14%. Selain itu, akuisisi ini akan memberikan nilai tambah bagi Perseroan, karena kedua perusahaan perkebunan itu memiliki lokasi di Kutai TImur, Kalimantan Timur, yang juga merupakan lokasi terbesar kebun Perseroan, sehingga dapat memberikan sinergi dalam pengembangan usaha di masa mendatang.

“Dengan pengalaman kami dalam mengelola perkebunan kelapa sawit, kinerja kedua perusahaan target tersebut diharapkan masih bisa berkembang dan memberikan kontribusi positif kepada Perseroan dalam beberapa tahun mendatang,” ujar Paulina.

Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi
Editor: Yoyok

Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi
Editor: Yoyok
Video Pilihan

Analis: Prospek emiten BUMN karya di tahun depan bisa kinclong

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia Alfred Nainggolan menilai, ditetapkannnya anggaran infrastruktur 2019 sebesar Rp 400 triliun tidak memberikan perubahan signifikan terhadap prospek emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya sektor konstruksi.

“Itu dana dari APBN, dan kita lihat realisasi di 2018 dan 2019, anggaran dan belanja infrastruktur pemerintah justru bisa memancing investor swasta untuk melakukan pembangunan di sekitar kawasan,” kata Alfred kepada Kontan.co.id, Rabu (12/12).

Dengan begitu, meskipun anggaran infrastruktur yang ditetapkan pemerintah Rp 400 triliun, namun dana tersebut akan terus berkembang lewat inisiasi pihak swasta. Kondisi tersebut tentunya akan berdampak positif bagi kinerja emiten BUMN Karya yang terlibat dalam proyek infrastruktur di 2019. “Jadi sudah pasti (kinerja emiten BUMN Karya) tetap kinclong, karena kita meyakini swasta akan melihat ini sebagai peluang,” ungkapnya.

Adapun saham BUMN Karya yang paling prospektif untuk dilirik investor ke depan seperti WSKT dan JSMR. Keduanya memiliki domain infrastruktur jalan tol dan cuku menguasai bisnis tersebut. “WSKT Mereka agresif dan mendalam di bisnis itu, sedangkan JSMR butuh pendanaan dan merupakan pemain besar di bisnis ini. Jadi yang kami lihat bukan Rp 400 triliun, melainkan komitmen pemerintah untuk bangun infrastruktur,” tegasnya.

Terkait risiko tahun politik di 2019, Alfred optimistis itu tidak akan mengurangi lanju kinerja emiten sektor konstruksi. Mengingat, kebutuhan utama Tanah Air saat ini adalah percepatan pembangunan infrastruktur. “Saya enggak terlalu khawatir dengan tahun politik, kalaupun ada perubahan kepemimpinan, yang terjadi hanya jeda (proyek infrastruktur), namun tidak akan sampai berhenti,” tandasnya.

Sementara, Head of LOTS Service Lotus Andalan Sekuritas Krishna Dwi Setiawan mengatakan, 2019 ekonomi Tanah Air masih dihadapkan pada berbagai tantangan. Beberapa di antaranya yakni tahun politik dan tekanan dari ekonomi global.

Sehingga, meskipun anggaran infrastruktur masih berada dikisaran Rp 400 triliun, namun tidak semua emiten BUMN Karya bisa melenggang positif di Tahun depan. “Tidak semua (emiten BUMN Karya), WSKT harusnya akan melambat, mengingat tahun ini sudah menjadi tahun puncak bagi kinerja WSKT,” kata Krishna kepada Kontan.co.id, Rabu (12/12).

Dengan begitu, prospek WSKT di 2019 akan lebih sulit untuk tumbuh, apalagi kontrak baru yang berhasil diperoleh emiten itu, termasuk yang paling kecil. “Lain halnya dengan WIKA yang perolehan kontrak barunya merupakan yang tertinggi dan pertumbuhannya lebih stabil,” tandasnya.

Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Yoyok

Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Yoyok
Video Pilihan

Ini tantangan Indofood CBP Sukses Makmur tahun depan menurut analis

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menyodok masuk jajaran 10 besar saham berkapitalisasi pasar terbesar. Meski menurut analis saham ICBP menarik, ada beberapa tantangan

Seperti yang diungkapkan analis BNI Sekuritas, William Siregar. Ia menilai bahwa program keluarga harapan (PKH) godokan Pemerintah tidak cukup menyokong kinerja ICBP. Malahan menurutnya yang bisa mengangkat kinerja adalah event-event yang berkaitan langsung kepada masyarakat. Misalnya pameran makanan dan aspek lainnya.

William juga menyoroti beberapa tantangan dalam pengembangan bisnis ICBP. Pertama, bahan baku indomie yaitu gandum yang diimpor dari Australia. “Secara year to date harga gandum meningkat dan berpotensi menurunkan margin ICBP,” ucapnya kepada Kontan.co.id, Senin (10/12).

Kedua, produk indomie buatan ICBP secara pertumbuhan permintaan tidak terlalu tumbuh signifikan sampai 5-10 tahun kedepan. Ia menilai masyarakat sudah sadar akan kesehatan sehingga mengurangi mengkonsumsi mie instan. “Penjualan bisa bertumbuh tapi tidak signifikan. Paling tidak tumbuh single digit saja,” tandasnya.

Ketiga adalah persaingan ketat dimana semakin banyak produsen makanan asing yang masuk ke Indonesia. Seperti Samyang yang bisa menjadi pesaing utama ICBP. William pun menyarankan untuk ICBP tidak mengurangi biaya iklan demi menarik perhatian pasar akan produknya.

Terakhir, William menuturkan bahwa untuk tahun depan, akan lebih baik jika Indofood mengenalkan produk baru yang berpotensi disukai masyarakat. Salah satunya produk susu. “Masyarakat sekarang sudah cerdas untuk memilih mengkonsumsi produk yang diinginkan. Dan kedepan yang potensial diminati adalah produk yang baik untuk kesehatan seperti susu,” imbuhnya.

Bicara soal prospek ICBP tahun depan, emiten ini dikabarkan tengah menyiapkan sesuatu yang spesial untuk menyambut hari jadi Chitato yang ke 30 tahun. Perusahaan itu juga akan berinovasi pada produk sereal susu terbarunya yakni GoToGo yang baru di launching pada pelaksanaan Asian Games 2018.

“Kalau dilihat peminat produk dari Indofood sendiri dari semua kalangan. Baik kalangan menengah kebawah hingga kalangan menengah atas. Apalagi masih banyak rencana pengembangan produk yang akan dilakukan ICBP. Sehingga bisa dipastikan bisnis masih menarik untuk dikembangkan,” kata William.

William pun memperkirakan penjualan ICBP sampai akhir tahun 2018 mencapai Rp 38,3 triliun dengan laba bersih Rp 4 triliun. Sementara tahun depan, ia optimis kinerja naik dengan perolehan penjualan Rp 41,5 triliun dan laba bersih Rp 4,3 triliun. Dengan berbagai tantangan tersebut, William Siregar pun merekomendasikan menahan menjual saham ICBP dengan target harga Rp 9.500 per saham.

Reporter: Jane Aprilyani
Editor: Yoyok

Reporter: Jane Aprilyani
Editor: Yoyok
Video Pilihan

Bursa Amerika kembali anjlok

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) memerah, Senin (10/12). Indeks S & P 500 terjun ke level terendah sejak 4 April dengan saham sektor keuangan paling dalam penurunannya.

Sentimen kekhawatiran atas pertumbuhan global akibat perang dagang China-AS dan ketidakpastian atas Brexit membayangi pasar awal pekan ini.

Mengutip Reuters, pukul 11:20 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average turun 488,75 poin atau 2,00 %, pada 23.900,20, S & P 500 turun 46,43 poin atau 1,76 % di 2.586,65 dan Nasdaq Composite turun 79,75 poin, atau 1,14 %, di 6.889,50.

Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto

Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan

Trimitra Propertindo (LAND) bukukan pendapatan Rp 33,26 miliar

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Meski baru melantai di BEI, PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) mencatatkan kinerja yang ciamik pada priode sembilan bulan pertama tahun ini.

Reza Mahastra Sekertaris perusahaan LAND mengatakan pada periode tersebut perusahaan berhasil membukukan laba bersih Rp12,8 miliar. Sementara pendapatan bersih dikuartal ketiga sepanjang tahun ini, naik tipis 2,2% Rp 33,26 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 32,52 miliar.

“Kinerja Land pada kuartal ketiga tahun 2018 menunjukkan bahwa kami terus melangkah dan masih memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar,” katanya, Senin (10/12).

Rio Handono Accounting Manager LAND mengatakan, kontributor terbesar pendapatan berasal dari penjualan Parkland Avenue dan dimulainya penjualan Canary.
Parkland berkontribusi 90% terhadap pendapatan sementara penjualana canary barkontribusi 10%.

Sebagai informasi saham LAND ditutup melemah 3,61% menjadi Rp 935 per saham, pada perdagangan terakhir pekan lalu.

Reporter: Auriga Agustina
Editor: Azis Husaini

Reporter: Auriga Agustina
Editor: Azis Husaini
Video Pilihan

ADHI terima realisasi pembayaran kedua proyek LRT tahap I senilai Rp 2,5 triliun

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/12) menginformasikan telah menerima realisasi pembayaran kedua pekerjaan proyek LRT Jabodebek Tahap I senilai Rp 2,5 triliun (di luar pajak) dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) selaku pengelola proyek LRT Jabodebek.

Pembayaran ini dilakukan berdasarkan perkembangan pekerjaan LRT Jabodebek Tahap I dari bulan Oktober 2017 sampai dengan Juni 2018.

“Selanjutnya, ADHI akan menerima rencana pembayaran ketiga mengacu kepada progres pekerjaan dari bulan Juli 2018 sampai dengan Desember 2018,” kata Ki Syahgolang Permata, Corporate Secretary ADHI, Senin (10/12).

Lanjut, Pembayaran LRT Jabodebek dilakukan oleh Pemerintah melalui PT KAI berdasarkan hasil perkembangan pekerjaan yang telah dievaluasi dan diperiksa oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sampai dengan 30 November 2018, pelaksanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek Tahap I telah mencapai 51,1%.

Rincian progres pada setiap lintas pelayanannya sebagai berikut:
Lintas Pelayanan 1 – Cawang – Cibubur : 71,7%
Lintas Pelayanan 2 – Cawang – Kuningan – Dukuh Atas : 38,7%
Lintas Pelayanan 3 – Cawang – Bekasi Timur : 45,3%

Pelaksanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek Tahap I direncanakan selesai pada tahun 2019. Pada perdagangan Senin (10/12), pukul 15.21 WIB saham ADHI berada pada level Rp 1.595.

Reporter: Willem Kurniawan
Editor: Sanny Cicilia

Reporter: Willem Kurniawan
Editor: Sanny Cicilia
Video Pilihan

OPEC dan Rusia sepakat pangkas produksi minyak 1,2 juta barel per hari

KONTAN.CO.ID – WINA. Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan negara-negara aliansi termasuk Rusia sepakat memangkas produksi minyak alih-alih setuju dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menurunkan harga. Bahkan, pemangkasan ini lebih besar ketimbang perkiraan pasar.

Mulai Januari, klub ini akan memangkas produksi 1,2 juta barel hari (bpd). OPEC akan memangkas 0,8 juta bpd dari level Oktober, sementara non-OPEC berkontribusi pengurangan 0,4 juta bpd.  

Pemangkasan produksi ini akan dievaluasi pada pertemuan April 2019 mendatang. 

Dengan keputusan tersebut, harga minyak pada Jumat lalu (7/12) melompat ke US$ 63 per barel, lantaran pasar sebelumnya hanya berekspektasi pemangkasan produksi 1 juta barel per hari saja.  

Arab Saudi, pimpinan de facto OPEC sebelumnya mendapat permintaan dari Trump untuk mendorong ekonomi global dengan mengurangi harga minyak mentah. 

Namun, Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih menyatakan, siap membanjiri pasar begitu masalah kekurangan pasokan terjadi. “Kami tidak akan menekan konsumen di luar kemampuan mereka. Dia pun mengingatkan, dengan AS sebagai salah satu produsen minyak terbesar dunia, langkah pemangkasan produksi yang akan mengangkat harga ini, justru akan menguntungkan produsen-produsen minyak di sana. 

Tadinya, pertemuan OPEC di Wina sejak Kamis lalu belum memberikan hasil pasti mengenai pemangkasan ini. Tapi, setelah pembicaraan berjam-jam, keputusan diambil.

Rusia berkomitmen memangkas 228.000 bpd dari level Oktober 11,4 juta bpd. Pemangkasan ini akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan.

Irak, produsen kedua terbesar di OPEC bersedia mengurangi 140.000 bpd.

Sedangkan Menteri Falih mengatakan, produksi minyak bulan November sebesar 11,1 juta bpd akan turun menjadi 10,7 juta bpd per Desember nanti, lalu menjadi 10,2 juta bpd per Januari tahun depan.

Sementara itu, AS masih mempertahankan rekor produksi minyaknya, yaitu 11,7 juta bpd berkat revolusi minyak shale yang mempercepat pengeboran dan ekstraksi minyak. 

Reporter: Sanny Cicilia
Editor: Sanny Cicilia

Reporter: Sanny Cicilia
Editor: Sanny Cicilia
Video Pilihan

IHSG berpotensi menguat pada perdagangan esok, ini alasannya

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rilis data perekonomian terkait penjualan ritel akan menjadi pendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan besok, Senin (10/12).

Vice President Research Department Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi, penjualan ritel di akhir tahun diperkirakan akan meningkat, sehingga dapat mendorong pergerakan IHSG pada perdagangan besok kembali menguat.

Selain itu dia menilai harga komoditas yang bargejolak di pertengahan tahun dan capital inflow yang berpeluang kembali terjadi di sisa tahun ini, menunjukkan tingkat kepercayaan Investor di pasar modal masih terus meningkat.

“Rilis data perekonomian cadangan devisa yang telah menunjukkan peningkatan turut memberi sentimen positif terhadap pola gerak IHSG, sehingga peluang menguat masih akan terlihat sepanjang perdagangan Senin,” katanya. William memprediksi IHSG akan bergera di level 5.955-6.266.

Senada, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan menilai, antisipasi data penjualan ritel akan mempengaruhi pergerakan IHSG besok. selain itu pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar, diprediksinya masih akan mempengaruhi pergerakan IHSG.

Atas dasar sentimen tersebut dan perhitungannya secara teknikal, Dennies meramalkan IHSG akan melemah pada perdagangan esok hari. “Pergerakan IHSG tertahan di resistance upper bollinger band dan indikator stochastic bergerak dalam area overbought sehingga ada potensi pelemahan dalam jangka pendek,” ungkapnya.

Dennies memprediksi, IHSG akan berada di rentang level support 6.105-6.085 dan resistance 6.143-6.161.

Reporter: Auriga Agustina
Editor: Wahyu Rahmawati

Reporter: Auriga Agustina
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan

Adi Sarana Armada (ASSA) menambah 1.500 unit mobil senilai Rp 300 miliar

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) masih berniat menambah ribuan unit mobil di sisa akhir tahun. Ini dilakukan untuk memperkuat bisnis perusahaan.

Direktur ASSA Hindra Tanujaya bilang, Adi Sarana bakal mendatangkan 1.500 unit kendaraan. “Ini akan direalisasikan pada tanggal 18 hingga 19 Desember 2018,” kata Hindra kepada Kontan.co.id, Jumat (7/12).

ASSA membutuhkan dana Rp 300 miliar untuk pembelian tersebut. Dana ini diambil dari fasilitas pinjaman yang baru saja diperoleh perusahaan ini. Pada pertengahan pekan ini, ASSA baru saja menerima fasilitas kredit investasi Rp 300 miliar. Pinjaman ini berasal dari Bank Sumitomo Mitsui Indonesia.

ASSA terbilang rajin meminjam dana dari perbankan. Pada 23 Oktober, perusahaan ini juga memperoleh pinjaman sebesar Rp 100 miliar dari Bank Mandiri. Tujuannya sama, untuk ekspansi.

Awal semester kedua tahun ini juga demikian. ASSA menerima pinjaman Rp 100 miliar dari Bank BCA Syariah untuk ekspansi.

Meski rajin berutang, Hindra memastikan ini tidak mempengaruhi kesehatan keuangan. “Kami manage kas dengan prudent,” imbuhnya. Sehingga, lanjut Hindra, rasio utang terhadap ekuitas atau debt to equity ratio (DER) tetap terjaga dengan baik. Manajemen menjaga supaya DER tidak lebih dari 2 kali–2,5 kali.

Presiden Direktur ASSA Prodjo Sunarjanto menambahkan, perusahaan juga punya cara untuk mengurangi risiko utang. ASSA terus melakukan cicilan bagi pinjaman lama setiap bulannya.

Hal itu membuat saldo utang berkurang sesuai dengan penyewaan mobil yang menghasilkan kas dan sewa dan dipakai untuk melunasinya.

“Kami hanya menambah pinjaman untuk kegiatan yang produktif dan tetap disiplin memakai pinjaman rupiah karena pendapatan dalam rupiah sehingga risiko gejolak kurs mata uang tidak terlalu berdampak,” tutur Prodjo.

Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi
Editor: Herlina Kartika

Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

Usai IPO, Distribusi Voucher Nusantara akuisisi Pawoon

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Usai melakukan penawaran umum perdana alias initial public offering (IPO), PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) tidak mau berlama-lama untuk segera ekspansi. Pada Kamis (6/12), DIVA mengumumkan pembelian 30% saham startup penyedia sistem kasir, Pawoon. Investasi ini merupakan bagian ekspansi DIVA ke Asia Tenggara.

Direktur DIVA Dian Kurniadi menambahkan, pertumbuhan Pawoon, melonjak 28 kali lipat selama 24 bulan terakhir. Ini artinya pertumbuhan bulanan 20% dalam empat bulan terakhir. “Pawoon menawarkan ekspansi bisnis yang menarik dan pertumbuhan potensial bagi DIVA,” kata dia dalam rilis, Kamis (6/12).

Sejumlah merek lokal terkenal telah menjadi klien Pawoon diantaranya Go-Pay, Geprek Bensu, Dum Dum Thai Tea, Bakso Lapangan Tembak, dan lainnya.

Dana IPO

“Melalui investasi ini, kami membuka potensi UKM maupun perusahaan besar dalam industri makanan dan minuman,” jelas Dian. Layanan jasa digital untuk makanan dan minuman dipilih DIVA lantaran potensi bisnis yang besar.

“Tahun 2015–2035, DIVA akan memasuki pasar yang memperoleh nilai perputaran tahunan hingga Rp 27,5 triliun setara dengan US$ 1,83 miliar di Jakarta saja. Dengan potensi pendapatan pajak restoran tahun lalu sebesar Rp 2,75 triliun,” papar Dian. Namun, DIVA tidak menjelaskan berapa nilai investasi di Pawoon.

Tapi yang jelas ekspansi ini merupakan bagian dari IPO DIVA. Perusahaan ini telah melego 214,28 juta saham setara dengan 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh di harga Rp 2.950 per saham. Dus, emiten ini telah memperoleh dana IPO Rp 632,14 miliar.

Dana hasil IPO DIVA digunakan untuk peningkatan modal kerja, misalnya pembelian persediaan barang dagang sebesar 55%. DIVA juga menggunakan 40% dana IPO untuk investasi teknologi informasi seperti membeli hardware dan software, pengembangan aplikasi, dan penguatan infrastruktur jaringan distribusi. Sisanya, untuk pengembangan dan pembinaan sumber daya manusia (SDM).

Raymod Loho Presiden Direktur DIVA mengatakan, tujuan utama DIVA adalah meningkatkan daya saing UMKM Hingga kini, jumlah UMKM telah menggunakan jasa dari DIVA mencapai 17.000 dan diharap jadi 19.000 di akhir tahun 2018.

DIVA berharap tahun depan, pendapatan menjadi Rp 2 triliun–Rp 3 triliun. Meningkat dari proyeksi akhir tahun ini Rp 1,1 triliun–Rp 1,2 triliun. DIVA juga berharap laba bersih naik 1.000% mencapai Rp 7 miliar–Rp 9 miliar di tahun ini. Sementara tahun depan targetnya lebih tinggi lagi yakni Rp 90 miliar–Rp 100 miliar.

Reporter: Avanty Nurdiana, Danielisa Putriadita
Editor: Herlina Kartika

Reporter: Avanty Nurdiana, Danielisa Putriadita
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

Sarana Menara (TOWR) dapat pinjaman Rp 600 miliar untuk bangun fiber optik

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) berhasil memperoleh pinjaman sebesar Rp 600 miliar. Pinjaman tersebut diperoleh melalui PT iForte Solusi Infotek yang 99,99% sahamnya dimiliki langsung oleh PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo). Sebagai informasi, 99,99% persen saham Protelindo dimiliki oleh Sarana Menara Nusantara.

Pinjaman yang diperoleh dari Bank Sumitomo Mitsui Indonesia pada Selasa (4/12) tersebut terdiri dari fasilitas pinjaman komitmen sebesar Rp 500 miliar dan fasilitas bank garansi sebesar Rp 100 miliar.

Pinjaman tanpa komitmen itu jatuh tempo terhitung tiga tahun sejak ditandatangani dengan bunga sebesar 1,8% per tahun. Sedangkan untuk fasilitas bank garansi jatuh tempo sekitar satu tahun.

Rencananya pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai ekspansi usaha emiten telekomunikasi ini.

“Ini untuk modal kerjanya iForte Solusi Infotek menjalankan proyek – proyek ekspansinya di tahun 2018-2019 seperti pembangunan jaringan serat optik (fiber optics),” kata Wakil Direktur Utama Sarana Menara Nusantara Adam Gifari ketika dihubungi oleh Kontan.co.id.

Namun, ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut mengenai proyek tersebut. Ia hanya menyebut iForte Solusi Infotek akan membangun jaringan serat optik sepanjang 16.000 km untuk menunjang kegiatan operator telekomunikasi di Tanah Air.

Berdasarkan catatan Kontan.co.id jaringan serat optik yang dioperasikan oleh Sarana Menara Nusantara pada Semester I 2018 sudah mencapai 6.000 km.

Proyek jaringan serat optik Srana Menara Nusantara ini diprediksi terealisasi sepenuhnya di yahun 2020. Pasalnya, pengerjaan jaringan serat optik membutuhkan waktu sekitar 12-18 bulan.

 

Reporter: Rezha Hadyan
Editor: Sanny Cicilia

Reporter: Rezha Hadyan
Editor: Sanny Cicilia
Video Pilihan

Harga emas Antam bisa tembus Rp 700.000 per gram

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) masih terus menguat. Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam pada hari ini mencapai Rp 656.500. Harga tersebut naik Rp 3.000 dari posisi harga sebelumnya pada Kamis (6/12).

Sementara, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam hari ini naik lebih tinggi Rp 5.000 jadi di posisi Rp 576.000 per gram

Analis Asia Trade Points Future, Deddy Yusuf Siregar menilai bahwa yang memicu naiknya harga emas Antam adalah sifat investor di Indonesia adalah orang yang konservatif. Investor melihat emas sebagai instrumen investasi di luar tanah dan bangunan, yang cukup menjanjikan.

“Apalagi dengan nilai tukar yang melemah terhadap dollar karena terjadi koreksi teknikal beberapa hari. Untuk itu pelaku pasar melirik emas Antam,” kata Deddy kepada Kontan.co.id, Kamis (6/12).

Deddy mengatakan, masyarakat Indonesia menengah masih suka berinvestasi emas. Paling tidak 0,5 gram bisa dibeli oleh kalangan generasi muda, “Itu memengaruhin kinerja ANTM juga,” kata dia.

Deddy memperkirakan, harga emas ANTM akhir tahun mampu capai Rp 700.000 per gram.

Reporter: Jane Aprilyani
Editor: Wahyu Rahmawati

Reporter: Jane Aprilyani
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan

Harga gabah kering naik, Buyung Poetra (HOKI) yakin menanak pertumbuhan laba

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga gabah kering pada Oktober melonjak 1% dari bulan sebelumnya menjadi 5.039 per kilogram. Kenaikan harga itu pun seiring dengan menanjaknya harga gabah kering giling yang naik 1,2% month on month.

Kenaikan harga tersebut kemungkinan berpengaruh pada emiten penghasil beras seperti PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI).

Meskipun demikian, Investor Relations HOKI Dion Surijata menyatakan, dampak kenaikan harga gabah kering tidak terlalu mempengaruhi pendapatan HOKI di kuartal IV 2018 ini.

“Kami melihat ini hanya siklus tahunan. Dan setelah melewati 40 tahun lebih di bisnis ini, kami sudah mengantisipasinya sehingga tetap mampu menjaga target margin dan momentum pertumbuhan dibanding tahun lalu,” ujarnya kepada kontan.co.id pada Jumat (30/11).

Sebelumnya Dion pernah bilang bahwa HOKI menargetkan kenaikan kinerja sekitar 10%-15% setiap tahunnya.

Bila berhitung, penjualan tahun ini akan berkisar Rp 1,32 triliun hingga Rp 1,39 triliun, mengingat penjualan di tahun lalu sekitar Rp 1,2 triliun.

Sementara laba bersih akan naik berkisar dari Rp 48,20 miliar hingga Rp 50,39 miliar lantaran laba bersih pada akhir 2017 sebesar Rp 43,82 miliar.

Target 2019

Lalu untuk tahun 2019 nanti, Dion bilang target pendapatan dan laba bersih diharapkan masih akan tumbuh 10% year on year (yoy).

Sementara soal penggunaan belanja modal alias capital expenditure (capex) tahun 2018, Dion bilang saat ini sudah hampir seluruhnya terpakai untuk tambah mesin di Subang dan untuk pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar kulit padi serta pabrik baru di wilayah Sumatera Selatan.

Sesuai catatan KONTAN, HOKI menyiapkan anggaran belanja modal Rp 200 miliar pada tahun ini dan 2019 nanti.

Maka jika dihitung, capex tahun ini sudah terserap 50% atau sebesar Rp 100 miliar sebab pada tahun 2019, HOKI bakal menganggarkan capex sebesar Rp 100 miliar.

“Akan digunakan untuk penyelesaian pembangkit listrik berbahan bakar kulit padi serta pembangunan pabrik baru di wilayah Sumatera Selatan,” papar Dion.

(Revisi) Kenaikan harga gabah kering tak pengaruhi kinerja Buyung Putra Sembada (HOKI) hingga akhir 2018

Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi
Editor: Sanny Cicilia

Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi
Editor: Sanny Cicilia
Video Pilihan

Dipengaruhi sentimen eksternal, Analis: Indeks besok berpeluang menguat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada jumat pekan lalu ditutup dengan mencatatkan penurunan sebesar 6.056 atau turun sebesar 0,84%. Indeks pada penutupan pekan lalu bergerak dengan rentang 6.056 hingga 6.117.

William Hartanto, Analis Panin Sekuritas mengatakan bahwa penurunan indeks kemarin dikarenakan adanya aksi profit taking yang terjadi dan juga tekanan dari sektor pertambangan. Menurutnya meski sudah mengalami strong downtrend, namun koreksi wajar IHSG masih terjadi di atas support di level 6.050.

“Sementara untuk besok, indeks akan dibayangi sentimen-sentimen luar negeri seperti pertemuan G20 yang mempertemukan China dan Amerika Serikat,” kata William, Jumat (30/11).

Selain itu, William juga memprediksi rupiah juga akan mempengaruhi gerak indeks esok hari. Ia memprediksi pada hari Senin IHSG berpeluang untuk menguat kembali dengan level support 6050 dan level ressistance 6120.

Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri
Editor: Yoyok

Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri
Editor: Yoyok
Video Pilihan

Narada ajak milenial investasi dengan cara tepat lewat Tomorrow Today Fun(d) Festival

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Narada Aset Manajemen bekerja sama dengan Sorak Gemilang Entertaintment (SGE) akan menggelar Tomorrow Today Fun(d) Festival pada Sabtu (1/12). Pertunjukkan musik ini sekaligus mengedukasi generasi milenial mengenai cara berinvestasi yang tepat.

“Acara ini akan diadakan setiap tahun untuk menambah nilai investasi dan pemahaman untuk generasi mudah belajar mengatur keuangan,” ujar Marketing Director Sorak Gemilang Entertainment Mervi di Jakarta, Kamis (29/11).

Direktur Utama Narada Aset Manajemen Oktavian Dondi mengatakan kalangan milenial yang nantinya akan menopang laju investasi ke depan, utamanya di tahun 2019. Untuk itu, Narada pun fokus mengejar milenial untuk berinvestasi sejak dini. “Kami targetkan 5.000 nasabah baru selama gelaran,” ujar Oktavian Dondi.

Para pembicara yang dihadirkan dalam acara ini beragam yaitu, tokoh-tokoh yang sangat dekat dengan milenial, seperti Financial Trainer dan Founder QM Financial Ligwina Hananto, manager investasi Narada Aset Manajemen, dan entrepreneur muda Kaesang Pangarep, para influencers di antaranya Jovi Adhiguna, Nicoline Patricia, Kenny Santana, dan Agatha Suci.

Tak hanya itu, para peserta juga bisa menikmati hiburan dari sejumlah musisi seperti HiVi, Tulus, dan Teza Sumendra. Jadi, jika ingin mulai membuat perencanaan keuangan datang saja ke festival ini dengan membayar tiket sebesar Rp 150.000. Dengan membeli tiket ini secara otomatis Anda juga langsung terdaftar investasi reksadana senilai Rp 100.000.

Reporter: Jane Aprilyani
Editor: Wahyu Rahmawati

Reporter: Jane Aprilyani
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan

BEI mendorong peningkatan investasi EBA-SP

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perbankan dan institusi keuangan non bank (IKNB) terus didorong untuk melakukan peningkatan investasi instrumen sekuritisasi efek beragun aset berbentuk surat partisipasi (EBA-SP).

Poltak Hetradero, Peneliti Senior Bidang Ekonomi Bursa Efek Indonesia mengatakan, permintaan produk ini ada tapi masih terkendala bentuk secara regulasi dan ini masih jadi pembahasan. “Selain itu, bank juga harus buat proposal atau rencana bisnis bank (RBB) yang cuma dibuka sekali setahun untuk meminta persetujuan Bank Indonesia,” kata Poltak, Rabu (21/11) saat ditemui di acara Indonesia Investment Conference & Exhibition (IICE) 2018

Poltak bilang, produk EBA-SP akan membantu bank dalam memperbaiki profil sekuritisasi karena meng-off book-an loan yang ada dan mendapatkan uang tunai. Ini akan menguntungkan bank, karena menerima dana cash akan membuat bobot risiko turun dan bisa off loading loan.

“Ini juga tidak mudah karena perlu sosialisasi dan klasifikasi. Bank juga butuh kesiapan internal mereka, sisi legal, risk managemen namun melihat loan deposito ratio sudah tinggi, semoga ini bisa menjadi pemicu ke arah penerbitan EBA-SP,” kata Poltak.

Dari segi infrastruktur, BEI juga melihat potensi untuk sekuritisasi. Namun sering terkendala dan mempertimbangankan konsekuensi pajak. Produk ini hampir sama dengan kontrak investasi kolektif efek beragun aset (KIK EBA). Tapi ini perlu pembahasan dengan Ditjen Pajak. “Ditjen Pajak berusaha untuk menjaga target bisa tercapai dan kritikal terhadap pertumbuhan ekonomi, tapi di sisi lain menarik jika ada diskon pajak, jadi perlu duduk bareng untuk membahas itu,” ucapnya.

Reporter: Willem Kurniawan
Editor: Wahyu Rahmawati

Reporter: Willem Kurniawan
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan

Imbal hasil SUN masih berpotensi naik di akhir tahun

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Imbal hasil atau yield surat utang negara (SUN) masih bergerak stabil dengan kecenderungan mengalami penurunan setelah BI menaikkan suku bunga acuan. Meski begitu, tren kenaikan yield SUN masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Sebagai informasi, yield SUN seri acuan 10 tahun berada di level 8,00% pada perdagangan Jumat lalu (16/11). Sehari sebelumnya, ketika kenaikan suku bunga acuan diumumkan, yield SUN berada di level 8,07%.

Ekonom PT Pemeringkat Efek Indonesia Fikri C. Permana mengatakan, tren kenaikan yield SUN diproyeksikan masih akan berlangsung pada akhir tahun nanti. Pasalnya, saat itu The Federal Reserves nyaris dipastikan akan menaikkan suku bunga acuan AS.

Kenaikan yield SUN bisa kembali terjadi lebih cepat jika data-data ekonomi AS yang dirilis sebelum agenda FOMC bulan Desember 2018 menunjukkan hasil yang positif. Hasil data tersebut biasanya akan menjadi pertimbangan bagi The Fed dalam menerapkan kebijakan kenaikan suku bunga acuan AS, baik di akhir tahun ini maupun di tahun depan.

Di samping itu, pasar obligasi Indonesia juga masih belum bisa lepas dari bayang-bayang sentimen perang dagang. Kendati saat ini isu tersebut cenderung mereda, masih ada potensi konflik yang melibatkan AS dan China tersebut kembali mencuat.

“Neraca pembayaran Indonesia secara tahunan juga masih defisit sehingga memungkinkan yield SUN untuk melanjutkan kenaikannya,” tambah Fikri, Jumat (16/11).

Sementara itu, berkaca pada sentimen-sentimen yang masih bisa terjadi, Research Analyst Capital Asset Management Desmon Silitonga memperkirakan yield SUN masih akan berada di kisaran 8% pada akhir tahun nanti.

Sedangkan di tahun depan, ia menilai tren kenaikan yield SUN masih bisa terulang namun tidak terlalu signifikan seperti di tahun ini. “Kenaikan suku bunga acuan AS nantinya tidak akan sesering tahun ini. Harusnya yield SUN juga tidak akan mengalami lompatan yang tajam di tahun depan,” ungkap dia.

Reporter: Dimas Andi
Editor: Komarul Hidayat

Reporter: Dimas Andi
Editor: Komarul Hidayat
Video Pilihan

Impor China turun, harga batubara merosot 4%

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tren pelemahan harga minyak dan China yang mulai membatasi impor batubara, membuat harga batubara makin terkoreksi.

Mengutip Bloomberg, harga batu bara di bursa ICE Newcastle untuk kontrak teraktif Januari 2019 ditutup anjlok 4,12% di level US$ 102,45 per metrik ton, Rabu (14/11). 

Analis Asia Tradepoint Futures, Deddy Yusuf Siregar mengatakan penurunan harga minyak turut menyeret komoditas energi termasuk batubara.

Harga minyak dunia turun membuat harga ekonomi dari komoditas energi lain yang menjadi substitusi minyak juga jadi melemah harganya.

Selain itu, pemerintah China yang mulai membatasi impor guna menggenjot produksi domestik juga semakin menekan harga batubara. “Sebelumnya China sudah melaukan restock jadi sudah impor banyak saat ini jadinya impor ditutup makanya harga batubara turun signifikan,” kata Deddy, Kamis (15/11).

Reporter: Danielisa Putriadita
Editor: Sanny Cicilia

Reporter: Danielisa Putriadita
Editor: Sanny Cicilia
Video Pilihan

Kebijakan pembobotan indeks baru ikut menekan IHSG

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah 1,65% ke level 5.777 pada awal pekan ini, Senin (12/11). Berdasarkan data yang dikutip dari RTI, hari ini asing melakukan penjualan sebesar Rp 17,66 miliar.

Analis Phintacro Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan, pergerakan IHSG dipengaruhi oleh kebijakan baru Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam memasukkan jumlah saham emiten yang beredar atau free float untuk melakukan penghitungan pembobotan indeks.

Kebijakan ini memicu aksi rebalancing portofolio dari sebagian Manager Investasi yang ada di Indonesia, karena berefek pada Indeks LQ45 dan IDX 30

“Kalau ada manager invetasi yang menggunakan reksadananya IDX30 dan LQ45 sebagai acuannya, investor akan melakukan rebalancing terutama terhadap saham-saham dengan float kecil, ini yang menjadi faktor jual signifikan,” katanya.

Selain itu, defisit transaksi berjalan (CAD) kuartal ketiga yang naik menjadi US$ 8,8 miliar atau setara dengan 3,37% dari Produk Domestik Bruto (PDB) membuat investor khawatir apalagi perekonomian kita cenderung stagnan. Menurut Valdy, seharusnya batas aman CAD 3% dari PDB.

Namun, Valdy menilai, pelemahan IHSG hanya sementara. Jika pasar sudah tenang, investor akan mulai kembali mengumpulkan saham-saham blue chips.

Valdi memprediksi, IHSG besok akan ada di di level 5.775. Namun, jika pada di level tersebut IHSG melemah, kemungkinan IHSG akan turun di 5.700-5.730.

Sementara jika pada pembukaan perdagangan esok hari, IHSG berada di level 5.775, maka IHSG bisa kembali rebound ke level 5.800 – 5.850. Lebih lanjut Valdy mengatakan, belum terlihat secara signifikan sentimen apa yang mempengaruhi pergerakan IHSG besok. Tapi, kemungkinan besar pengaruhnya masih sama, yaitu defisit transaksi berjalan (CAD) dan juga perkembangan kebijakan free float.

Sejalan dengan Valdy, Analis Binartha Sekuritas Nafan Aji menilai, bahwa rilis CAD masih membayangi pergerakan IHSG hari ini, selain itu dari faktor eksternal market memang sedang tidak terlalu ramai.

“Di pasar AS pasar sedang libur karena hari nasional Veterean dan di Canada pasar tutup karena memperingati hari pahlawan nasional,” katanya. Sentimen tersebut membuat pelaku pasar memilih instrumen lain.

Menurut Nafan, pelemahan rupiah ke level Rp 14.800 juga menjadi faktor penggerak IHSG hari ini. Nafan mengatakan, IHSG akan berada di level 5.741-5.705 dan 5.848-5.919, namun akan kembali melemah menuju ke area Support.

Reporter: Auriga Agustina
Editor: Sanny Cicilia

Reporter: Auriga Agustina
Editor: Sanny Cicilia
Video Pilihan

Rupiah terkoreksi hampir 1% di penutupan perdagangan Jumat (9/11)

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Rupiah yang sempat perkasa di pertengahan pekan ini kembali terkoreksi. Meski melemah, rupiah masih di bawah level Rp 15.000 per dollar AS pada penutupan perdagangan Jumat (9/11). 

Mengutip Bloomberg di pasar spot rupiah melemah 0,96% ke level Rp 14.678 per dollar AS. Sebelumnya, dalam sepekan rupiah menguat 1,85%. Berbeda dengan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) mata uang Garuda justru menguat 0,77% ke Rp 14.651 per dollar AS atau dalam sepekan menguat sebesar 3,03%.

Analis Asia Tradepoint Futures Andri Hardianto mengatakan penguatan rupiah pekan ini dipengaruhi berbagai sentimen utama baik dari domestik maupun eksternal. “Mulainya instrumen DNDF per November 2018, data neraca perdagangan yang surplus oleh karena kinerja ekspor, inflasi yang cukup terkendali, data cadangan devisa yang naik pertama kali di tahun 2018 menggambarkan BI sudah mulai berkurang melakukan intervensi,” jelas Andri. 

Pasar keuangan Indonesia yang sudah terkoreksi cukup dalam sebelumnya akhirnya mendapatkan aliran dana asing masuk yang cukup agresif terutama pada instrumen Surat Berharga Negara (SBN) dan pasar saham.

Sedangkan dari global, redanya perang dagang setelah adanya rencana pertemuan antara AS dan Tiongkok dalam KTT G-20 dinilai memberikan kestabilan perekonomian global. Pelemahan drastis indeks dollar jelang pemilu jangka menengah terjadi akibat pelaku pasar yang sedikit gelisah sehingga menghindari aset-aset dollar.

Namun menurut Andri secara teknikal setiap ada rally kenaikkan yang panjang, akan ada koreksi setelahnya yang didorong aksi profit taking seperti yang terjadi pada dua hari terakhir ini. Selain itu juga didorong kegelisahan pelaku pasar terhadap hasil pemilu jangka menengah AS sudah mulai mereda. 

“Meskipun DPR dikuasai Demokrat dan Senat dikuasai Republik, setidaknya kekuatan masih cukup berimbang. Ada narasi Jerome Powell paska FOMC yang mengindikasikan masih hawkish, ini mendorong dollar rebound,” lanjut Andri.

Sementara, Ekonom Bank Permata Joshua Pardede mengatakan rupiah kembali melemah karena merespon keputusan The Fed yang tetap mempertahankan suku bunga acuannya di level 2%-2,25%. “Tapi outlook ke depannya cukup positif bila dilihat dari sisi return, dari perkembangan inflasi yang masih dekat 2% juga tingkat pengagguran tenaga kerja terus menurun,” jelas Joshua. 

Di sisi lain, European Central Bank (ECB) mengeluarkan rilisnya di mana masih ada kekhawatiran terhadap anggaran fiskal Italia. Bergantung pada negosiasi Italia dengan Komisi Eropa, hal tersebut dapat mempengaruhi apakah ECB ke depannya akan mulai menaikkan suku bunga atau sebaliknya.

Joshua mengatakan pelaku pasar menantikan CAD dengan ekspektasi belum bisa dikelola dengan baik sehingga defisit akan melebar bila dibandingkan dengan kuartal II.  “Maka pelaku pasar masih wait and see dan cenderung melepas rupiah untuk saat ini. Selain itu juga menunggu data-data AS seperti PPI (Producer Price Index), serta pelaku pasar masih mencermati keputusan The Fed,” jelas Joshua. 

Ia memproyeksikan kemungkinan rupiah bergerak di level Rp 14.625-Rp 14.750 per dollar AS. Sedangkan menurut Andri, dengan keadaan AS yang mulai stabil rupiah kemungkinan masih bisa dibuka menguat di level Rp 14.610-Rp 14.660 per dollar AS. “Namun perjalanannya relatif agak bergejolak karena pelaku pasar masih adjustment di awal pekan,” kata Andri.

Reporter: Disa Ayulia Agatha
Editor: Yoyok

Reporter: Disa Ayulia Agatha
Editor: Yoyok
Video Pilihan

Bisnis batubara bangkit, kinerja Dian Swastatika (DSAA) tumbuh dua digit

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mencatatkan pendapatan usaha sebesar US$ 1,40 miliar hingga kuartal III 2018. Pendapatan  DSSA itu atau naik 64,13% dari periode sama pada tahun lalu.

Kenaikan pendapatan mengerek laba DSSA. Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas tumbuh hingga 40,38% menjadi US$ 102,40 juta dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar US$ 72,94 juta.

Pendapatan yang paling banyak berkontribusi terhadap pendapatan DSSA berasal lini pertambangan dan perdagangan batubara yakni sebesar US$ 767,06 juta. Jumlah ini naik 67,36% dari kuartal III 2017 sebesar US$ 458,32 juta.  Penyumpang pendapatan terbesar kedua DSSA penjualan listrik ke PT PLN yang naik 101,23% menjadi US$ 451,45 juta.

“Per 30 September 2018, DSSA telah memproduksi sebanyak 16,9 juta ton batubara. Sebanyak 67% dari total penjualan batubara dialokasikan untuk ekspor dan sisanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” kata Susan Chandra, Corporate Secretary DSSA.

Dari bisnis pembangkit tenaga listrik, DSSA tengah membangun IPP PLTU Kendari-3 dan IPP PLTU Kalteng-1 yang diperkirakan mulai beroperasi secara komersial pada pada kuartal I-2019 dan kuartal IV-2019. Sebagai informasi, untuk sektor kelistrikan, DSSA telah memiliki PLTU Sumsel-5 berkapasitas 2X150 MW yang beroperasi sejak 20 Desember 2016. “Kedua IPP PLTU ini diharapkan akan dapat memberikan tambahan kontribusi pendapatan sekitar 10% pada tahun 2019,” kata Susan.

DSSA juga merambah bisnis multimedia, yang pada kuartal III-2018 memberikan kontribusi sebesar 2% total pendapatan atau setara US$ 27,61 juta. Pendapatan ini naik 22,38% dari periode sama tahun lalu, US$ 22,56 juta. “Untuk ekspansi dari lini internet, DSSA berupaya meningkatkan rasio penetrasi pelanggan dari jaringan homepass yang telah terpasang,” kata Susan.

Dengan kinerja di kuartal III-2018 yang cukup baik, DSSA optimistis, kinerja hingga akhir tahun juga akan bagus. DSSA menargetkan pendapatan sepanjang tahun 2018 bisa mencapai US$ 1,8 miliar. Target tersebut naik sekitar 36% dibandingkan realisasi pendapatan pada tahun lalu yang senilai US$ 1,32 miliar.

DSSA berupaya memastikan setiap unit bisnis dapat memberikan kontribusi sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Tahun ini, DSSA menganggarkan capital expenditure (capex) sebesar US$ 300 juta.”Realisasi capex untuk periode Januari-September 2018 sebesar US$ 138 juta. Sebagian besar (85%) dari total capex yang telah direalisasikan dialokasikan untuk proyek pembangunan IPP PLTU, dan sisanya dialokasikan bisnis multimedia, pertambangan batubara, dan lain-lain,” imbuh Susan.

Reporter: Willem Kurniawan
Editor: Komarul Hidayat

Reporter: Willem Kurniawan
Editor: Komarul Hidayat