Asing ambil posisi jual, IHSG tergelincir 0,11{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} di sesi I

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah pada sesi I perdagangan, Jumat (18/1). Mengutip RTI, indeks turun 0,11{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} atau 6,993 poin ke level 6.416,787.

Ada 175 saham bergerak turun, 198 saham bergerak naik, dan 138 saham stagnan. Pada sesi rehat, volume perdagangan 6,47 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,25 triliun.

Enam indeks sektoral membebani perdagangan. Sektor barang konsumsi paling dalam penurunan 0,78{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} diikuti industri dasar turun 0,72{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}. Sedangkan, sektor pertambangan memimpin penguatan 0,97{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}.

Pada sesi perdagangan pagi, investor asing rupanya mengambil posisi jual dengan net sell mencapai Rp 178,382 miliar. Meski demikian, di pasar reguler asing catatkan net buy sebesar Rp 216,720 miliar.

Saham-saham top losers LQ45 antara lain:

– PT Indak Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun 2,37{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} ke Rp 12.350

– PT PP (Persero) Tbk (PTPP) turun 1,71{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} ke Rp 2.300

– PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) turun 1,47{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} ke Rp 2.010

Saham-saham top gainers LQ45 antara lain:

– PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 5,13{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} ke Rp 4.710

– PT Indika Energy Tbk (INDY) naik 3,83{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} ke Rp 2.170

– PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 3,01{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} ke Rp 23.100

Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto

Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan