Harga minyak turun setelah jumlah rig AS bertambah

KONTAN.CO.ID – SINGAPURA. Harga minyak turun setelah perusahaan migas Amerika Serikat (AS) menambahkan rig untuk pertama kalinya tahun ini. Ini mengindikasikan produksi minyak mentah AS bakal meningkat.

Mengutip Reuters, Senin (28/1), minyak West Texas Intermediate (WTI) pada level US$ 53,37 per barel turun 32 sen atau 0,6{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}. Sementara, minyak Brent pada level US$ 61,37 per barel turun 27 sen, atau 0,4{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}.

Sebelumnya, produksi minyak AS yang tinggi pada rekor 11,9 juta barel per hari (bpd) pada akhir tahun 2018 telah membebani pasar minyak.

Baker Hughes menyampaikan tanda-tanda kenaikan produksi masih akan berlanjut, setelah perusahaan minyak AS pekan lalu menambah jumlah rig menjadi 862.

Selain itu, ekspektasi pertumbuhan permintaan bahan bakar tertekan perlambatan ekonomi di tengah sengketa perdagangan Washington dan Beijing.

Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto

Reporter: Yudho Winarto
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan