Harga SUN berpeluang naik seiring penguatan nilai tukar rupiah

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga Surat Utang Negara (SUN) pada perdagangan, Jumat (25/1) berpotensi naik karena tekanan pada nilai tukar rupiah mereda.

I Made Adi Saputra, analis fixed income MNC Sekuritas memperkirakan rupiah bisa hari ini bisa kembali menguat seiring dengan pelemahan dollar AS terhadap mata uang utama dunia. Kamis (24/1) nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tercatat menguat 0,12{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} ke Rp 14.170 per dollar AS.

Kini, pelaku pasar masih akan mencermati hasil notulen Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral Amerika (FOMC Meeting) yang akan disampaikan pekan depan. Hal ini berdampak pada kenaikan beberapa seri SUN acuan yang mulai terbatas.

Selain itu, penurunan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun yang berada di bawah level 3{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} juga berdampak positif bagi pasar surat utang dalam negeri.

“Kami perkirakan pelaku pasar juga akan berusaha untuk menjaga kinerja portofolionya, sehingga akan menyebabkan pergerakan harga SUN akan cenderung menguat,” kata Made dalam riset, Jumat (25/1).

Adapun beberapa seri yang menarik untuk dicermati diantaranya adalah sebagai berikut ini: FR0053, FR0061, FR0072, FR0063, FR0068 dan FR0059.

Reporter: Danielisa Putriadita
Editor: Wahyu Rahmawati

Reporter: Danielisa Putriadita
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan