IHSG berpotensi koreksi jangka pendek

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bangkit. Kamis (24/1), IHSG ditutup menguat 0,24{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} ke 6.466,66. Penguatan IHSG beriringan dengan penguatan rupiah, yang naik 0,13{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} jadi Rp 14.170 per dollar AS. Investor asing mencetak beli bersih sebesar Rp 158,83 miliar.

Menurut Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi, pergerakan IHSG masih dipengaruhi sentimen eksternal. Penguatan IHSG sejalan dengan pergerakan indeks saham di Asia. “Investor menunggu perkembangan terbaru dari pembicaraan perdagangan China yang akan kembali dilaksanakan minggu depan,” jelas dia.

Lanjar menambahkan, pelaku pasar juga menanti hasil World Economic Forum, pertemuan tahunan para pemimpin global di bidang politik, bisnis dan budaya di Davos, Swiss. Pelaku pasar juga menanti kebijakan moneter bank sentral Eropa.

Secara teknikal Hendri Widiantoro, Analis Erdhika Elit Sekuritas, menganalisa, ada risiko koreksi jangka pendek. Sebab indikator stochastic di area jenuh beli, yakni di level 80, dengan channel yang sempit. Dia memperkirakan IHSG hari ini akan melemah di 6.426–6.482. Lanjar memperkirakan IHSG akan tertekan di kisaran 6.430–6.500.

Reporter: Aldo Fernando, Avanty Nurdiana
Editor: Wahyu Rahmawati

Reporter: Aldo Fernando, Avanty Nurdiana
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan