IHSG besok diprediksi melemah karena tertekan sentimen global dan profit taking

KONTAN.CO.ID –¬†JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir menguat 17,73 poin atau 0,27{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} ke level 6.468,56 pada perdagangan, Selasa (22/1). Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 89,21 miliar di seluruh pasar.

Khrisna Setiawan, Head of Lots Services Lotus Andalan mengatakan bila perdagangan hari ini lebih didominasi sentimen domestik karena semalam Wall Street libur dan bursa Asia cenderung sepi.

Kekhawatiran tidak tercapainya kesepakatan dagang Amerika-China dan pelambatan ekonomi China memang sempat menekan indeks ke teritori negatif. “Tapi maraknya perburuan saham-saham yang tengah dihampiri kabar merger dan akuisisi seperti pada BDMN, BBNP, BNLI, ISAT, SMGR, SMCB mampu mengangkat sentimen pasar,” kata Khrisna, Selasa (22/1).

Sementara untuk perdagangan besok justru diperkirakan cenderung negatif karena sentimen global akan kembali mendominasi pasar. IHSG besok cenderung bearish dengan support 6.440 dan resistance 6.490.

Analis Trimegah Sekuritas, Rovandi mengatakan juga memperkirakan IHSG akan melemah karena pesimisme ekonomi global mempengaruhi market global. Kemudian rupiah yang berpotensi melemah terhadap dollar. Adapaun IHSG pada rentang level support 6.410 dan resisten 6.480. 

“Juga IHSG yang sudah memasuki area jenuh beli setelah reli dalam 1 minggu terakhir,” tutup Rovandi.

Reporter: Willem Kurniawan
Editor: Tendi

Reporter: Willem Kurniawan
Editor: Tendi
Video Pilihan