Otot rupiah mengendur ke Rp 14.227 awal pekan ini

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Otot rupiah mengendur pada perdagangan awal pekan, Senin (21/1). Mengutip Bloomberg, rupiah ditutup melemah 0,35{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} di level Rp 14.227 per dollar AS. Begitu pula dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) yang terpantau melemah 0,21{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} di level Rp 14.212 per dollar AS.   

Meningkatnya optimisme penyelesaian perang dagang Amerika Serikat (AS)-China berimbas positif ke dollar. Presiden AS Donald Trump dalam pidatonya Sabtu lalu mengungkapkan ada titik terang untuk mencapai kesepakatan perang dagang dengan China.

“Pidato Trump tersebut yang kemudian membuat indeks dollar menguat dan rupiah berimbas melemah,” kata Analis Monex Investindo Futures, Faisyal kepada Kontan, Senin (21/1). 

Selain itu data perkembangan ekonomi China melambat dari ekspektasi pasar. Rilis data investasi fix-asset China tahun lalu dilaporkan hanya tumbuh 5,9{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} di bawah ekspektasi 6{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}. Di mana pencapaian ini yang terendah sejak 1996.

Adapun untuk pergerakan Selasa (22/1) besok, Faisyal memprediksi mata uang Garuda akan berada di rentang harga Rp 14,115-Rp14,320 per dollar AS.

Reporter: Yusuf Imam Santoso
Editor: Yudho Winarto

Reporter: Yusuf Imam Santoso
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan