Panin AM mulai rebalancing portofolio sejak akhir tahun lalu

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Panin Asset Management menyesuaikan portofolio reksadana Panin IDX30 sejak akhir tahun lalu seiring dengan kabar aturan pembobotan berdasarkan free float atau saham yang beredar pada indeks LQ45 dan IDX30 muncul.

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menetapkan aturan free float pada indeks LQ45 dan IDX30 pada Februari mendatang secara bertahap.

Nantinya, pada tahap pertama penerapan free float adjusted hanya akan dilakukan sebesar 30{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}, selanjutnya pada pertengahan tahun akan dilakukan sebanyak 60{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} sampai 70{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}. Pada tahap terakhir dilakukan 100{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}.

Direktur Panin Asset Management Rudiyanto mengatakan sejak pengumuman penghitungan free float keluar di akhir tahun, Panin AM sudah menyesuaikan portofolionya, lantaran beberapa konstituen langsung terjadi perubahan harga saham.

“Aturannya Februari awal baru diterapkan tetapi para MI termasuk Panin AM sudah ambil langkah duluan sejak akhir tahun, sekarang tinggal sisanya saja,” kata Rudiyant, Senin (21/2). Sepengamatan Rudiyanto, hanya UNVR dan HMSP yang bobotnya signifikan berubah.

Rudiyanto mengaku mendukung metode free float karena emiten jadi tidak gampang di “goreng”. Menurutnya ketiak ada saham yang mudah digerakkan dan langsung mempengaruhi indeks saham akan kurang sehat.

Reporter: Danielisa Putriadita
Editor: Yudho Winarto

Reporter: Danielisa Putriadita
Editor: Yudho Winarto
Video Pilihan