Saham Bumi Resources (BUMI) dan Energi (ENRG) menguat sejak awal tahun, ini sebabnya

KONTAN.CO.ID –┬áJAKARTA. Beberapa saham emiten Bakrie Group tercatat menguat sepanjang 2019. Tak main-main, penguatannya bahkan melampaui 60{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} dalam tiga pekan terakhir.

Beberapa emiten tersebut yakni saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang menguat 68,93{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} dan ditutup pada harga Rp 174. Selain itu, ada saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) sebanyak 62{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} dan kini berada di harga Rp 81.

Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, penguatan tersebut cenderung disebabkan oleh faktor teknikal. Mengingat, jika dilihat secara fundamental saham saham tersebut memiliki image atau citra yang buruk.

“Tapi secara teknikal, sejak saham BUMI menembus Rp 150 memang sudah masuk uptrend dan sejauh ini tidak ada unsur gorengan,” kata William kepada Kontan, Minggu (20/1).

Sehingga, dia menyimpulkan, bahwa kenaikan saham BUMI karena faktor teknikal. Apalagi, terjadi akumulasi besar pada awal kenaikan yang tercermin dari lonjakan volume perdagangan. Sedangkan kenaikan harga saham ENRG dinilai cenderung mengikuti momentum kenaikan saham BUMI.

Melihat kecenderungan tersebut, Panin Sekuritas menyarankan investor untuk melakukan transaksi short term atau jangka pendek terhadap saham tersebut. Adapun target harga BUMI untuk jangka pendek yakni Rp 200, sedangkan saham ENRG berada pada rentang harga Rp 97-Rp 100.

“Boleh masuk sekarang, saham third liner kalau sampai koreksi biasanya malah sekalian balik arah tren. Jadi harus agak agresif di saham-saham ini,” ungkapnya.

Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Wahyu Rahmawati

Reporter: Intan Nirmala Sari
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan