Summarecon (SMRA) targetkan porsi recurring income 30{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} dari pendapatan, ini jurusnya

KONTAN.CO.ID –¬†JAKARTA. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) terus menggenjot pendapatan berulang alias recurring income di tahun 2019. Perusahaan ini menargetkan porsi recurring income sebesar 30{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} dari total pendapatan tahun ini.¬†

Sekretaris Perusahaan PT Summarecon Agung Tbk Jemmy Kusnadi mengatakan, untuk tahun 2019 ini perusahaan menargetkan recurring income-nya akan cenderung stabil di kisaran yang sama dengan tahun lalu. “Diharapkan cenderung stabil di kisaran 30{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6},” tambah dia.

Asal tahu saja, tahun lalu kontribusi recurring income di dalam pendapatan cukup besar. “Kontribusinya sebesar 30{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} di tahun 2018,” terangnya kepada kontan.co.id, Rabu (23/1).

Di sisi lain, ia juga mengungkapkan SMRA akan dihadapkan dengan tantangan soal stabilitas ekonomi dan politik di 2019. “Namun kami sudah menyiapkan strategi dengan lebih menargetkan end user dengan produk-produk yang lebih terjangkau,” paparnya.

Tahun ini SMRA menargetkan pendapatan dan laba bersih tumbuh masing-masing sekitar 10{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}. Selain itu, SMRA juga menargetkan pertumbuhan pra penjualan atau marketing sales di tahun ini sebesar Rp 4 triliun atau sama dengan tahun lalu.

Untuk mencapai target tersebut, SMRA berupaya untuk fokus pada proyek pembangunan yang tersebar di enam lokasi di antaranya Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Karawang dan Makassar.

“Kontribusinya masing-masing sebesar 50{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}, 18{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}, 15{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}, 7{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}, 6{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} dan 4{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6},” imbuh Jemmy.

Tahun ini, SMRA juga menyiapkan belanja modal sebesar Rp 2,4 triliun. “Uangnya sebagian besar untuk keperluan konstruksi,” ujarnya.

Jemmy juga bilang pada akhir 2018, SMRA telah meluncurkan Summarecon Mutiara Makassar. “Itu menjadi lokasi keenam yang kami kembangkan di 2018,” tambah dia.

Selain itu, pada akhir November 2018, SMRA juga meluncurkan Cluster Dayana di Balerea, dengan harga unit paling murah Rp 800 juta. Dalam peluncuran itu, SMRA berhasil menjual seluruh unit atau sebanyak 79 unit pada fase penjualan pertama.

Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi
Editor: Herlina Kartika

Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan