The Fed diprediksi menahan suku bunga, sektor perbankan bisa dicermati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Federal Reserve akan kembali menggelar menggelar Federal Open Market Commite (FOMC) mulai malam ini. Hasil rapat akan diumumkan Kamis dini hari waktu Indonesia.

Menurut Direktur Strategi Investasi dan Kepala Makroekonom Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat, The Fed diprediksi akan menahan suku bunga acuan. Sebab saat ini suku bunga AS sudah di atas inflasi dan risiko ekonomi AS sudah melambat. “Kalau dicek konsensus juga yang memperkirakan kenaikan bunga tidak sampai 50{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6},” kata Budi, Selasa (29/1).

Jika akhirnya The Fed benar tidak menaikkan suku bunga, menurutnya sektor perbankan menarik untuk dikoleksi. Dia menyarankan, sejatinya investor sudah dapat maasuk dari sekarang, karena saat ini suku bunga sedang stabil.

“Jika suku bunga stabil masyarakat akan lebih bergairah dan perbankan akan lebih mudah menyalurkan kredit. Tapi kalau orang mau melakukan pembiayaan dan BI malah naikkan suku bunga, bank malah khawatir untuk menyalurkan kredit,” kata Budi.

Dia menambahkan, jika akhirnya The Fed kembali menaikkan suku bunga hal tersebut menjadi cerminan bahwa ekonomi global sedang membaik. Dia mengatakan sektor-sektor yang berbasis ekonomi global, seperti komoditas dan eksportir dapat menjadi pilihan investor, jika kondisi tersebut terjadi.

Reporter: Auriga Agustina
Editor: Wahyu Rahmawati

Reporter: Auriga Agustina
Editor: Wahyu Rahmawati
Video Pilihan