Wall Street melonjak ditopang optimisme perdagangan dan data manufaktur AS

KONTAN.CO.ID – NEW YORK. Indeks utama Wall Street tengah menghijau pada pembukaan perdagangan hari terakhir di pekan ketiga Januari 2019. Kenaikan saham Wall Street dipimpin saham-saham perusahaan teknologi dan saham industri di tengah optimisme bahwa perang dangang antara Amerika Serikat (AS) dan China akan berakhir.

Mengutip Reuters, pada pukul 09.41 EDT, saham Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 130,77 poin atau 0,54{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} menjadi 24.500,87;  S&P 500 (SPX) naik 14,67 poin atau 0,56{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} menjadi 2.659,63 dan Nasdaq Composite (IXIC) naik 27,93 poin atau 0,39{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6} menjadi 7.112,39.

Lonjakan saham Wall Street ini ditopang sejumlah sentimen positif. Khususnya data terbaru yang menunjukkan data manufaktur AS meningkat signifikan dalam 10 bulan pada bulan Desember. Hal ini menghilangkan kehawatiran para investor akan terjadinya perlambatan yang tajam terhadap kegiatan produksi.

Selain itu, sentimen positif muncul dari adanya laporan yang menyatakan bahwa Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada Kamis malam tengah mempertimbangkan mencabut sebagian atau semua tarif impor yang selama ini dikenakan pada produk-produk China. Meski laporan tersebut dibantah Departemen Keuangan AS kalau Mnuchin telah membuat rekomendasi seperti itu.

Vice president of trading and derivatives for Charles Schwab in Austin, Randy Frederick mengatakan, biasanya rumor tersebut tidak selalu benar. “Tapi setidaknya ini menunjukkan bahwa ada beberapa kemajuan yang terjadi, tetapi mereka hanya belum mau memberitahu siapapun,”ujarnya.

Sementara pada Kamis kemarin, Netflix Inc mencatat rekor penambahan pelanggan baru pada kuartal IV 2018, meski investor tetap kecewa dengan perkiraan pendapatan perusahaan tersbut pada kuartal IV.

Karena itu, saham perusahaan layanan streaming terbesar di dunia ini turun 1,97{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}. Meski Netflix tetap menjadi saham berkinerja terbaik pada tahun ini yang tercatat naik lebih dari 30{97e20e044193b0d2a238f1b15fb1e50874c581a19bbb778b66d53632017712d6}.

Reporter: Noverius Laoli
Editor: Noverius Laoli

Reporter: Noverius Laoli
Editor: Noverius Laoli
Video Pilihan